HYPOGLIKEMIA ...kondisi yg diwaspadai...!!
Hypoglikemia..
Kita memahami bahwa..pada pasien diabetes, "pengaturan glukosa darah' terganggu / tidak normal..
termasuk reflek atau dan kesadaran terhadap hipoglikemia..:
pada orang normal....jika terjadi hipoglikemia maka akan timbul reflek 'lapar'
tetapi pada pasien diabetes 'kesadaran hipoglikemia' tersebut terkadang tidak dirasakan.
pada pasien Diabetes...hipoglikemia umumnya terjadi karena penata laksanaan pemakaian / penyuntikan insulin atau obat diabetikum oral., yaitu :
1. Tempat penyuntikan insulin perlu diperhtikan, karena akan memberikan 'BE' / "ketersediaan obat dalam tubuh' juga akan berbeda, sehingga pada kondisi tertentu bisa terjadi penyerapan kedalam darah yg terlalucepat dan dapat mengakibatkan hipoglikemia.
2. Aktifitas yg dilakukan segera setelah penyuntikan insulin / oral.
Aktifitas yg berlebihan yg dilakukan setelah pemakaian insulin / obat oral, bisa mengakibatkan hipoglikemia.
3. Makana yg dikunsumsi sebelum atau sesudah pemakaian insulin / obat oral akan mempengaruhi jumlah kebutuhan insulin. hal ini harus diperhatikan untuk menghitung dosis. jika pasien dalam kondisi setelah makan mengkonsumsi sejumlah x insulin / obat oral,maka ketika jumlah x tersebut dikonsumsi pada perut kosong ( belum makan atau puasa ) maka hal ini dapat mengakibatkan hipoglikemia.
biasanya, pasien diabetes disarankan selalu membawa 'permen gula / manisan' untuk pertolongan pertama jika terjadi hipoglikemia.
Hipoglikenmia ini akan sangat berbahaya pada pasien diabetes...:dengan mekanisme :
jika gula tidak lagi cukup ( hipoglikemia ) maka sel akan merombak / metabolisme lemak untuk kebutuhan energi, sehingga akan menghasilkan metabolit 'keton', sehingga tubuh kelebihan senyawa keton ini ( bau mulut akan berbau seperti logam / minyak cat ( senyawa keton )).
kondisi ketoasidosis ini akan mengakibatkan kerusakan organ, dan hilangnya kesadaran / koma diabetik.
pada diabetes gestasional merupakan kondisi emergensi, dg angka kematian janin 50 % dan angka mortalitas ibu 5 %. ( Griffin et al, 1996 )
Kita paham, kehamilan meningkatkan rangsangan muntah, sedangkan muntah juga akan meningkatkan resiko keroasidosis, maka pada pasien DG, muntah harus segera dihentikan, pasien harus di rumah sakit kan segera.
{ 0 komentar... read them below if any or add comment }
Posting Komentar